kangen!!!!!
untitled
drop some words
I’m not following you….but I still know what happen to you….
kado paling istimewa
10 Mei 2012
Oke…..aku tahu, hari ini adalah hari ulang tahunku. Dan….as usual seperti tahun-tahun sebelumnya, aku tetap menganggap hari ini sama saja dengan hari-hari yang lain. Bedanya hari ini keluarga, sahabat, teman mengucapkan selamat ulang tahun padaku.
Dan, ulang tahun juga seringkali identik dengan kado. Ketika masih kecil, mungkin diantara kita menunggu saat2 ulang tahun, karena itu berarti kita bisa mendapat berbagai hadiah dari orang-orang terdekat kita. Tapi sekarang, kado bukanlah segalanya.
Buatku kado paling istimewa itu selalu ada di setiap tahun. Doa dari semua yang telah mengucapkannya adalah kado paling istimewa untukku. Seringkali aku merasa terharu dengan doa dari mereka. Dan aku, hanya bisa membalas semua kado istimewa itu dengan doa juga untuk mereka semua. Semoga, Allah selalu memberikan yang terbaik dan melindungi mereka.
Terima kasih semua….
the best I can do
Ini sudah yang terbaik yang bisa kulakukan. Aku sudah melakukan apa yang bisa kukerjakan untuk membantu dirinya. Optimal, tidak perlu maksimal, karena aku masih menjaga semua dalam batas sewajarnya. Aku melayani setiap pertanyaan. Berusaha menjawab semua yang dia mau tahu. Tapi nyatanya apa balasannya? Aku gak berharap imbalan sepeserpun dari apa yang sudah kukerjakan. Dia temanku, jadi sudah sepantasnya aku membantu selagi bisa, ketika dia butuh bantuan. Bantuan, bisa dalam berbagai segi. Sebagai teman ngobrol, orang yang dia “gangguin” dan cuman penasaran pengen tahu kabarnya, sebagai orang yang dimintai saran soal kesehatan, dan lain sebagainya. Balasannya….nyatanya…..tidak ada. Aku tidak berharap apapun. Hanya bisa dianggap teman saja aku sudah senang. Aku ingin kamu mengingatku tidak hanya ketika susah, tapi juga ketika senang. Karena itu kan arti seorang sahabat. Sahabat? Ah ya…aku baru ingat, kamu bukan sahabatku ya? Kita hanya teman bukan? Yup….teman….tidak lebih dan tidak kurang.
bukan curhat, tapi…
Ini bukan curhat sih, tapi…..tiba-tiba inget aja. (lah…apa bedanya?
)
Tadi lagi di jalan, ngobrol sama si Kakak. Jadi kapan kita ke tempat itu? Udah tahu mesti gimana kalo mau ke sana? Daftar dulu atau gimana gitu? Itu pertanyaan yang kutanyakan pada dirinya. Padahal…… Kalo mau gampang ya, aku bisa angkat telpon, kirim sms, atau nanya lewat twitter, ke dia tuh. Iya dia, yang kerja di situ. Hm…tapi gak ah, gak mau. Sebisa mungkin saat ini, kontak yang terputus, biar saja tetap terputus. Aku gak marah lho sama dia, cuman sudah tidak ada kepentingannya aja untuk ngubungin dia lagi. Kalo orang lain bisa dapat info soal tempat itu dari berbagai pihak, kenapa aku mesti dapat info itu lewat dia. Gak usah lah, masih ada cara lain kok untuk mencari tahu. Segitu gede ya gengsiku? he…he bukan masalah gengsi, tapi udah gak pengen aja urusan sama dia. Lo udah punya kehidupan sendiri yang mudah2an menyenangkan. Dan aku…..biarkan aku tetap dengan kehidupanku. Asal gak saling ganggu, gak masalah kan?
saturday night
Duduk di depan jendela kamar, sambil memandang langit sore yang memerah dengan malu-malu sisa hujan tadi siang, memberi sensasi tersendiri yang sulit digambarkan dengan kata-kata. Hm….seru banget deh sensasinya, mesti ngerasain sendiri…
Sayangnya di tengah cuaca yang indah ini, saya memilih untuk tetap di rumah. Berada di depan komputer ini, mengetik di wordpress ini, sambil sesekali melihat-lihat dunia maya. Indah….tapi tidak seindah ketika masih ada kamu. Lho?!?!?!? he…he Kalimat tadi nyelip tuh gak sengaja. Harusnya sih gak ada.
Intinya, walaupun aku harus seperti ini, meneruskan mengerjakan tugas kejar tayang ini di malam minggu yang indah ini, aku tetap harus tersenyum dan menikmati semua.
Hm….mestinya bikin teh hangat nih, biar tambah seru ngelamun di depan jendelanya. he….he
drop some words
Tuhan punya sejuta cara untuk memisahkan mereka yang tidak berjodoh. Tapi Tuhan punya semilyar jalan untuk mempertemukan mereka yang memang berjodoh.
Jodoh….adalah rahasian Tuhan yang patut kita perjuangkan.
aaaarrrgggghhhhh…..nyebelin! :-(
Gitu deh, kalo udah sehat, udah gak butuh nasihat, udah gak butuh temen ngobrol, dan mulai asik sama urusannya sendiri….pasti sok-sok lupa balas sms. Padahal waktu sakit aja, pas butuh teman, pas butuh perhatian, pas butuh orang untuk berkeluh kesah dia ngubungin.
Huuuu……ngeselin tahu gak sih kamu?? Kalo pas saat itu smsnya gak dibalas, pertanyaannya gak dijawab atau ngangkat telponnya malas-malasan ditanyain macam-macam. Tapi sekarang….nyatanya…..dia kan yang gak balas sms. Oh ya….karena emang gak ada pertanyaan dalam smsku. Ah…..sudahlah. Gak usah mikirin dia lagi. Yang penting dia udah sehat, udah cukup untukku. Karena aku….toh….tidak dibutuhkan lagi ketika dirimu sudah sehat. Iya kan?
random
ganteng sih, tapi…..saya bersyukur Allah tidak menjadikan saya dengan dirinya….
someone like you
Never mind, I’ll find someone like you
I wish nothing but the best for you, too
Don’t forget me, I begged, I remember you said
Sometimes it lasts in love, but sometimes it hurts instead
Sometimes it lasts in love, but sometimes it hurts instead
Siapa sih yang gak tahu lirik lagu-nya Adele di atas? Lagu yang lagi “happening” banget saat ini. Dan aku termasuk salah satu penggemar lagu ini. Ya…suka suaranya Adele, alunan musik pengiringnya, dan bahkan sampai liriknya. Padahal aku termasuk orang yang jarang memperhatikan lirik lagu. Asal melodinya suka, sering dengerin lagunya berkali-kali, baru deh mudeng ama isi lagunya.
Hm…inti dari liriknya sih si Adele ini baru aja patah hati, ditinggal kekasih hati, dia mendoakan agar pacaranya mendapat pengganti yang terbaik, dan dia percaya suatu saat nanti dia juga mendapatkan pengganti kekasih hati yang sebaik mantannya itu. (mudah-mudah2an interpretasi ini bener ya?
)
Tapi kemarin aku tersadar, dengan pernyataan “someone like you”. Semoga bisa mendapat kekasih hati baru yang sama baiknya dengan si mantan. Sama baiknya? Yakin mau yang sama baiknya dengan si mantan? Gak mau yang lebih baik dari si mantan?
Baik atau tidak sangat relatif dalam hal ini. Yang baik untuk kita belum tentu baik untuk orang lain. Begitu juga sebaliknya. Aku yakin Allah punya rencana lain, ketika seseorang harus berpisah, dan seseorang itu harus keluar dari kehidupan kita. Allah akan mengganti kehilangan kita itu dengan yang lebih baik. Yah…walaupun kita tetap berprinsip bahwa tiap orang punya kelebihan dan kekurangan masing-masing.
Jadi, yakin masih mau dapat pengganti yang sama baiknya dengan si mantan? Gak berharap mendapat yang lebih baik dari si doi?
(pertanyaan ini sebenernya ditujukan untuk siapa ya? He…he)